DINAS SOSIAL ADAKAN DIALOG INTERAKTIF MASYARAKAT KOTA MAGELANG DENGAN WALIKOTA MAGELANG

Magelang - Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Sosial, menggelar Dialog Interaktif dengan Walikota Magelang untuk mewujudkan sinergitas dan kebersamaan jajaran sumber daya manusia kesejahteraan sosial. Hadir dalam kegiatan ini Sekertaris Daerah Kota Magelang Drs. Joko Budiyono, MM. mewakili walikota magelang yang berhalangan. Rabu (02/10/19).

Kepala Dinas Sosial, Wulandari Wahyuningsih, dalam sambutannya mengatakan dialog interaktif bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat Kota Magelang khususnya yang masuk dalam golongan tidak mampu dan berkebutuhan khusus agar lebih bersinergi sehingga masalah kesejahteraan sosial terutama masalah- masalah anak yang menurut pihak nya ternyata memiliki banyak permasalahan mampu disejahterakan. “ Di Dinas Sosial saya tau apa itu fable minded, ada apenyakit mentality retired, ini yang menangani tidak ada. Dulu belum di sentuk pak, jadi saya harus membuat jaringan, nggak bisa kalau masalah di biarkan saja, jadi saya akan mencari jaringan di Kota Magelang ini yang bisa menangani masalah ini dan harus bisa.”

Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan dan sertifikat kemandirian PKH, oleh Sekertaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono yang dilanjutkan dengan sambutan Walikota yang dibacakan oleh Sekda Kota Magelang, Dalam sambutannya disampaikan bahwa persentase Penduduk miskin di kota Magelang dari tahun ke tahun selalu mengalami penurunan dan mencapai angka 7,87% di tahun 2018. Namun dengan demikian pengentasan Penyandang Masalah Kesejahteraan Kesejahteraan sosial (PMKS) yang berjumlah 26 jenis permasalahan, akan selalu menjadi fokus utama pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kota Magelang dan terus diupayakan penyelesaiannya. Berbagai pelayanan telah disediakan untuk mencapai target penanggulangan kemiskinan tersebut antara lain pelayanan bidang perlindungan jaminan social, pelayanan bidang penanganan fakir miskin, pelayanan bidang rehabilitasi sosial serta pelayanan bidang pemberdayaan sosial.

“ Untuk pihak yang terlibat dalam pemberian bantuan tunai dan non tunai, saya berharap bantuan tersebut tepat sasaran dan tepat mutu. Kalau beras, ya beras yang premium, kalau tidak bisa ya medium. Dan terimakasih untuk semua pihak yang telah turut mensuport acara ini” pesan Joko Budiyono dalam penutupnya.

 

Bertindak sebagai moderator dialog interaktif tersebut, Kepala Dinas Sosial mengajak semua undangan untuk bertanya dan menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kota Magelang, sehingga masukan dan juga kritik dapat disampaikan tepat di wadahnya.

Selanjutnya menjawab pertanyaan dari peserta salah satunya Ibu Riu dari Kelurahan Potrobangsan mengenai bantuan yang di serahkan apakah sudah tepat sasaran ? dikarenakan ada penerima bantuan yang menurutnya sudah mapan dan tidak mendapatkan bantuan. Dalam kesempatan ini Wulan meminta jajaran Dinas Sosial untuk mencatat alamat Ibu Rui untuk melakukan tindakan lebih lanjut.

Sementara itu, Sekda Kota Magelang menjawab pertanyaan Ibu Rui, “ Sebagai komitmen kami dari pemerintah adalah akan semaksimal mungkin untuk mengatasi kemiskinan di Kota Magelang. Di sini Pak lurah dan Pak Camat harus peka terhadap masyarakat di daerah nya, jangan sampai pihak yang membutuhkan bantuan tidak di beri bantuan. Maka dari itu saya ingatkan lagi kepada Dinas Sosial untuk membuat data yang benar- benar valid. Agar tepat sasaran bantuan yang diberikan.”

Selanjutnya Closing Statement dialog interaktif oleh Kadis Sosial mengatakan, pihaknya berharap dengan kegiatan ini agar menjadikan catatan kepada Pemerintah Kota Magelang terutama dinas terkait untuk lebih maksimal lagi dalam melayani masyarakat Kota Magelang.